Selasa, 18 November 2014

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN E-BUSIESS

Proses Perencanaan Sistem e-Business

Proses perencanaan sistem e-bisnis, sebelum membangun sistem ebisnis terlebih dahulu perhatikan langkah-langkah yang harus ditempuh yaitu : Mendaya gunakan komputer personal, jaringan komputer dan internet seoptimal mungkin. Membangun halaman web untuk membangung jalinan komunikasi antara perusahaan dengan konsumen secara efektif dan fleksibel. Membangun SI e-Bisnis yang efektif Mengembangkan SI yang bersifat inter platform.Setelah semua terpenuhi di atas barulah kita melangkah dalam tahap pembangunan system e-bisnis.  Rencana kapasitas infrastruktur e-Bisnis disesuaikan dengan rencana pengembangan lanjut sistem e-Bisnis :


Aspek kapasitas bisnis seperti :
 Analisis aspek konsumen: Membuat model perilaku: CBMG Memperkirakan/merancang perubahan-perubahan pada CBMG
  Aspek inspraktuktur :
  Prakiraan beban kerja :
Perencanaan kapasitas infrastruktur e-Bisnis Membuat rencana modifikasi/upgrading komponen-komponen infrastruktur secara bertahap Pengambilan keputusan teknis infrastruktur: Menggunakan Model Kinerja sistem untuk mempertimbangkan keputusan: Scaling Up Penggantian dengan mesin berkapasitas lebih besar Scaling Out Penambahan mesin dengan kapasitas yang sama (mirroring, replikasi, mesin paralel, dsb.)



Ada beberapia tolak-ukur yang dijadikan dasar apakah pengembangan system  informsai e-business berhasil, yakni :
a.  Kemampuan sistem membuat efisiensi biaya, kemampuan system untuk melakukan segala aktivitas menggunkan media elektronik sehingga meminamalkan pengeluaran yang biasa dilakukan dalan bisnis secara tradisional.
b. Kemampuan sistem meningkatkan layanan pada pelanggan, kemampuan system untuk memaintaince segala permintaan pelangggan secara elektronik dimana pelangganlah melakukan pesanan melalui mekanisme pemesan secara elektronik.
c.. Kemampuan sistem menjangkau pelanggan, kemampuan system  untuk menjangkau pelangggan tidak hanya pelangga local, dalam  negeri tetapi juga pelanggan secara global.
d. Kemampuan sistem untuk memberikan layanan cepat pada pelanggan, kemampuan system yang tidak terbatas oleh waktu, tempat dan keadaan sehingga memberikan pelayanan 24 jam intensif dengan media internet.
e. Kemampuan sistem untuk mengurangi komplain pelanggan, kemampuan system untuk memberikan informasi secara detail mengenai suatu produk sehingga pelanggan merasa puas dan tidak melakukan complain.
f. Kemampuan sistem untuk menyediakan sistem pembayaran efektif, kemampuna system untuk melukan pembayaran yang lebih efisien dengan menggunakan e-banking dengan tujuan mempermudah transaksi.
g. Kemampuan sistem untuk menciptakan identitas pelanggan (pelanggan selamanya), Kemampuan system untuk mengenal identitas pelanggan dengan melakukan registrasi dahulu sebelum melakun kegiatan transaksi sehingga perusahaan dapat memberikan informasi perkembangan produk baru kepada pelanggan.


IMPLEMENTASI E-BUSINESS DAN STRATEGI E-BUSINESS

Implementasi E-Bisnis di Indonesia

Beberapa perusahaan BUMN sudah mulai menerapakan e-bisnis di Indonesia untuk meningkatkan daya saingnya, antara lain:
PT. Pos Indonesia yang memiliki bentuk layanan yaitu : Electronic Postal Service (ePostal), Limited Communication Technology Services (eCom), Internet Content Dan Messaging Services, dan Community Acces Point (Warung Masif).
Bank Central Asia (BCA), Program sentralisasi sistem komunikasinya didukung oleh sistem telekomunikasi VSAT dan transponder. Dalam pembenahan ini, BCA meminta bantuan Accenture (dulu Andersen Consulting). Buahnya kini, sekitar 789 cabang sudah terintegrasi sistem TI-nya, dilengkapi dengan sekitar 2 ribu jaringan ATM yang memanfaatkan fasilitas VSAT.
Merpati Nusantara Airlines, Merpati kini memiliki Merpati Internet Reservation Access (MIRA) yang memungkinkan pelanggannya dapat melakukan reservasi setiap saat tanpa harus datang ke kantor Merpati. Untuk kebutuhan internal, Merpati akan membangun sistem terintegrasi yang menghubungkan antara bagian, seperti penjualan, promosi, pemasaran dan keuangan. Sementara eksternal selain akan dikembangkan layanan reservasi online, Merpati juga berminat mengembangkan e-Ticketing dan e-Payment.
Garuda Indonesia juga memanfaatkan Internet untuk membangun situsnya yang memuat informasi baik berupa profile perusahaan maupun paket-paket wisata yang ditawarkannya. Pihak manajemen juga sedang mempersiapkan sistem online reservation yang akan disertakan dalam situs tersebut. Disamping itu, Garuda memanfaatkan Internet untuk dapat memperoleh umpan balik dari para konsumennya dengan menyediakan menu khusus yang diberi nama Feedback. Harapannya, melalui sistem itu, terjalin komunikasi aktif antara konsumen dengan pihak manajemen Garuda.

7 strategi taktis untuk sukses dalam e-Business
  1. Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
  2. Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
  3. Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
  4. Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
  5. Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
  6. Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
  7. Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.

Kamis, 30 Oktober 2014

MERANCANG KONSEP PEMBANGUNAN E-BUSSINESS

 

Tugas ini ditulis dengan tujuan untuk melengkapi tugas tengah semester 3 dari Bpk. Barkah S.MSc mata kuliah e-bussiness untuk merancang konsep pembangunan e-bussiness. Dalam pemenuhan tugas tengah semester ini saya melakukan observasi di PT Central Java Makmur Jaya jl. Purworejo-magelang dengan alasan karena perusahaan tersebut belum menggunakan internet ,dalam tulisan ini yang akan dibahas diantaranya :
1.        Insfrastruktur di dalam perusahaan tersebut:
·       Software dan hardware
2.        Analisa biaya:
·       Pembuatan domain
·       Hosting
·       Pembuatan wi.fi
3.        Rancangan desain website


PEMBAHASAN
1.   Infrastruktur di dalam perusahaan tersebut
Software :
a.    Mikrosoft office 2007
b.    Google chrome
c.    Mozila firefox
d.   Internet
e.    Windows 7
Hardware :
a.    Komputer acer LCD
b.    Printer & scan canon

2.       Analisa biaya
a.    Pembuatan domain
Untuk domain yang saya rencanakan untuk perusahaan tersebut yaitu www.cjmj.mgl.co.id dengan biaya register sebesar Rp 110.000.
persyaratan untuk pembuatan domain diantaranya :
a.    Akte Notaris (bila tidak ada SIUP)
b.    SIUP
c.    Surat Bukti Kepemilikan Merk atau Hak Paten (bila memakai merek terkenal)
d.   Kartu Identitas Penerima Kuasa (KTP/ SIM/ Pasport).
Ketentuan khusus pendaftaran domain perusahaan .CO.ID:
a.    Domain CO.ID ditujukan untuk organisasi komersial yang pada ketentuan dan kebijakan selanjutnya hanya diperuntukan bagi perusahaan swasta yang memiliki badan hukum.
b.    Perusahaan yang dapat mendaftarkan dalam “CO.ID” harus merupakan badan hukum sah yang memiliki SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) atau badan hukum sah yang berbentuk PT, PK, atau Firma yang memiliki akte serta izin usaha yang terkait.
c.    Perusahaan yang mendaftarkan dalam merek dagang harus merupakan perusahaan pemilik hak merek dagang yang bersangkutan. Identitas yang digunakan untuk pendaftaran adalah Surat Bukti Kepemilikan Merk yang disahkan oleh Departemen Kehakiman RI.

a.      Hosting (Rp. 100.000/th.)
300 MD Disk Space
5 GB Bandwicth
1 Addon domain
Yang dilengkapi dengan :
cPanel & liteSpeed webserver
99,9% Uptime Guarantee
Unlimited email account
POP3,IMAP,SMTP & Webmall
Softaculous Autoinstaller
PHP,CGI, Perl & MySQL
Weekly Backups

 

a.      Pembuatan wi.fi
Dalam pembuatan wi.fi pelanggan tidak menyediakan alat karena ada perusahaan jasa yang sudah menyediakan seluruh alat yang akan digunakan, harga perangkat termasuk jasa sebesar Rp 999.000 dengan biaya internet sebesar Rp 250.000/bln.
   
Rincian biaya:
Rancangan
Jangka waktu
Biaya
Domain
Register awal
Rp 110.000
Hosting
Tahun
Rp 100.000
Wi.fi
Pembuatan awal
Rp 999.000
Biaya internet
Bulan
Rp 250.000
Biaya listrik
bulan
Rp 500.000
 
1.     Rancangan desain website
Terdapat perusahaan yang akan menawarkan jasa desain website dengan paket pembuatan satu website sebesar Rp 500.000. dengan analisa desain seperti berikut:
 

Header : dalam header akan dimasukkan logo perusahaan serta nama perusahaan beserta alamat perusahaan.
Nav with button : terdapat panel
1.    Home yang berisi tentang halaman awal mengenai perusahaan.
2.    News yang akan berisi tentang lowongan pekerjaan, berita terbaru dalam perusahaan,harga  produk-produk yang dijual dalam perusahaan.
3.    Profile yang akan berisi tetang profil khusus perusahaan seperti sejarah terbentuk, data pemilik, data karyawan yang bisa di log in karyawan, struktur organisasi dalam perusahaan.
Article : berisi tentang produk-produk yang dijual perusahaan.
Asside : berisi tentang hal singkat mengenai perusahaan.
Section : berisi coment para pengunjung website
Footer : yang akan diisi dengan iklan-iklan.